Profil Website


Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) adalah Unit Pembantu Pimpinan dari Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah untuk mengkoordinasi gerakan dakwah persyarikatan dibidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. Amal Usaha Muhammadiyah dibidang kesehatan dan kesejateraan sosial telah meneguhkan diri Muhammadiyah sebagai gerakan penolong kesengsaran umum melalui berbagai layanan dibidang kesehatan sejak balai pengobatan, rumah bersalin, rumah sakit khusus, rumah sakit umum, dan pelayanan sosial lainnya yang cukup banyak variasinya. Dalam hal ini amal usaha kesehatan, Muhammadiyah masih memerlukan revitalisasi yang serius dan berkelanjutan dalam hal pengelolaan, pelayanan, sumber daya dan fasilitas.

Sejalan dengan perubahan sosial budaya masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan perkembangan informasi yang demikian cepat dan diikuti oleh tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik mengharuskan rumah sakit untuk mengembangkan diri secara terus menerus seiring dengan perkembangan yang ada pada masyarakat tersebut. Pengembangan yang dilaksanakan tahap demi tahap berusaha untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap dapat mengikuti perubahan yang ada. Salah satu usaha peningkatan penampilan yang dapat dilakukan oleh rumah sakit adalah dengan meningkatkan mutu pelayanan di semua unit pelayanan, baik pada unit pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, ataupun pada unit pelayanan administrasi dan manajemen melalui program jaminan mutu.

Seperti diketahui mutu pelayanan rumah sakit merupakan derajat kesempurnaan pelayanan rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/konsumen akan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan profesi dengan menggunakan potensi sumber daya yang tersedia di rumah sakit secara wajar, efisien dan efektif serta diberikan secara aman dan memuaskan sesuai norma, etika, hukum dan sosio budaya. Secara Nasional pelaksanaan JKN dan regulasinya yang terus berubah,membuat banyak Rumah Sakit yang perlu menyusun strategi tersendiri dengan mengimplementasikan kendali mutu&kendali biaya yang tepat. Hal ini supaya RS Muhammadiyah/Aisyiyah bisa tetap melayani semua pelanggan tanpa mengurangi mutu pelayanan dan juga tidak terjebak dalam kerugian biaya dari pelaksanaan JKN.

Tuntutan Kewajiban Akreditasi Versi SNARS juga merupakan beban sekaligus upaya perbaikan kualitas masing-masing RS Muhammadiyah/Aisyiyah. Hal inilah yang harus kita upayakan secepatnya terlaksana Akreditasi RS Muhammadiyah/Aisyiyah dengan saling mendukung dan berbagi pengalaman untuk Suksesnya Akreditasi di semua Rumah Sakit Muhammadiyah/Aisyiyah. Maka dari itu perlu adanya koordinasi yang komprehensif dari MPKU dan seluruh jajaran penyelenggara serta seluruh Direktur Muhammadiyah/Aisyiyah. Rapat Kerja Wilayah ini dimaksudkan sebagai sarana silaturrahim, tukar pendapat dan pengembangan khazanah keilmuan bagi segenap Direktur Klinik, RS Muhammadiyah & Aisyiyah se-Jawa Tengah dan MPKU/Majelis Kesehatan (Penyelenggara) se-Jawa Tengah serta civitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk terus membangun jaringan agar amal usaha kesehatan Muhammadiyah/’Aisyiyah tumbuh dan berkembang lebih cepat.

Top